JATIM.IDNZONE.COM – Jack Miller dipastikan meninggalkan proyek MotoGP Yamaha setelah musim 2026 berakhir. Kepastian tersebut disampaikan Prima Pramac Yamaha menjelang gelaran Grand Prix Aragon, Kamis (27/8/2026).
Miller masih akan menyelesaikan seluruh balapan yang tersisa pada musim 2026 sebelum menentukan langkah berikutnya dalam kariernya. Pembalap asal Australia itu saat ini menjalani musim keduanya bersama Yamaha setelah bergabung dengan Pramac pada 2025.
Kehadiran Miller sebelumnya diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi Yamaha dalam mengembangkan motor YZR-M1. Pengalaman panjangnya di kelas MotoGP menjadi salah satu modal penting bagi proyek pabrikan Jepang tersebut.
Pada musim pertamanya bersama Yamaha, Miller mampu menunjukkan performa kompetitif dengan finis di posisi kelima pada Grand Prix Amerika di Austin.
Selain berlaga di MotoGP, Miller juga memperkuat tim pabrikan Yamaha dalam ajang Suzuka 8 Hours. Ia berhasil mengantarkan Yamaha finis sebagai runner-up pada balapan ketahanan tersebut.
Pengalaman tersebut membuat keterlibatan Miller dalam proyek balap Yamaha semakin luas. Pabrikan asal Jepang itu kemudian mempertahankannya untuk musim 2026 ketika Yamaha mulai memasuki era baru dengan penggunaan mesin V4.
Pengalaman Miller mengendarai motor V4 Ducati dan KTM menjadi salah satu pertimbangan penting. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu Yamaha dalam mengembangkan mesin V4 yang tengah mereka persiapkan untuk persaingan MotoGP.
Namun, perjalanan Miller bersama Yamaha pada musim 2026 tidak berjalan mudah. Performa motor Yamaha terbaru yang masih dalam tahap pengembangan membuat pembalap berusia 31 tahun tersebut kesulitan bersaing secara konsisten.
Situasi tersebut turut membuat peluang Miller untuk mempertahankan posisinya di grid MotoGP semakin terbatas. Setelah musim 2026 berakhir, ia dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari proyek MotoGP Yamaha.
Berpeluang ke WorldSBK
Miller diprediksi bakal melanjutkan karier balapnya di World Superbike Championship (WorldSBK) bersama Yamaha. Peluang tersebut semakin terbuka setelah ia sebelumnya terlibat dalam program Superbike Yamaha melalui ajang Suzuka 8 Hours 2026.
Meski demikian, Yamaha belum mengumumkan secara resmi tujuan Miller untuk musim WorldSBK 2027. Dengan demikian, kemungkinan kepindahannya ke kejuaraan tersebut masih belum dapat dipastikan.
Miller sendiri memiliki rekam jejak panjang di kelas utama. Ia menjalani debut MotoGP bersama Honda pada 2015 setelah sebelumnya berkompetisi selama tiga musim di Moto3.
Pembalap Australia tersebut telah meraih empat kemenangan di MotoGP. Kemenangan perdananya diraih di Sirkuit Assen pada 2016.
Setelah Honda, Miller memperkuat Ducati pada periode 2018 hingga 2022. Bersama pabrikan Italia tersebut, ia membukukan tiga kemenangan di kelas MotoGP.
Miller kemudian pindah ke KTM untuk musim 2023 dan 2024 sebelum bergabung dengan Yamaha pada 2025.
Yamaha Apresiasi Kontribusi Miller
Yamaha menyampaikan apresiasi atas kontribusi Miller selama dua musim menjadi bagian dari proyek MotoGP mereka. Kehadiran pembalap Australia tersebut dinilai memberikan dampak positif, baik dalam pengembangan motor maupun dalam membangun atmosfer tim.
Direktur Yamaha Paolo Pavesio menilai Miller tidak hanya memberikan masukan penting dari sisi teknis, tetapi juga membawa energi positif ke dalam tim.
“Di luar kontribusinya di lintasan, Jack membawa energi luar biasa bagi tim kami. Sikap positif, semangat, dan kemampuannya membangun hubungan kuat di garasi membuatnya menyenangkan untuk diajak bekerja sama,” ujar Pavesio.
Miller kini masih memiliki sejumlah seri untuk dituntaskan bersama Yamaha sebelum resmi mengakhiri kiprahnya dalam proyek MotoGP pabrikan tersebut. Masa depannya pada 2027 akan menjadi perhatian berikutnya, terutama terkait peluangnya beralih ke WorldSBK. (LAS)













