Umum

BULOG Optimistis Target 4 Juta Ton Beras Tercapai, Penyerapan Hasil Panen Tetap Dilanjutkan

274
×

BULOG Optimistis Target 4 Juta Ton Beras Tercapai, Penyerapan Hasil Panen Tetap Dilanjutkan

Sebarkan artikel ini

JATIM.IDNZONE.COM – Perum BULOG mencatat pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah mencapai 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026. Realisasi tersebut setara 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton dan dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam proses penyerapan gabah dan beras, mulai dari tingkat petani hingga pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, hingga 24 Juli 2026 pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah mencapai 3,5 juta ton. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak. Mulai dari petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mitra kerja BULOG, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Dengan tren pengadaan yang terus meningkat, BULOG optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras akan tercapai dalam waktu dekat.

Ia menegaskan, pencapaian tersebut tidak hanya sebatas memenuhi target pengadaan, tetapi juga akan memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai instrumen strategis dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

“BULOG optimistis target 4 juta ton akan segera tercapai. Ini bukan sekadar pencapaian angka, tetapi menjadi wujud nyata keberhasilan bersama dalam memperkuat kemandirian pangan nasional,” katanya.

Ahmad Rizal menjelaskan, dukungan seluruh pemangku kepentingan diyakini akan semakin memperkokoh upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan hingga akhir September 2026. Ia juga memastikan BULOG tidak akan menghentikan penyerapan gabah dan beras petani meski target pengadaan nasional telah tercapai.

READ  Mantan Gubernur Ridwan Kamil Akan Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi di Bank BJB

Sebaliknya, BULOG akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen sesuai ketersediaan produksi nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.

“Komitmen BULOG adalah terus hadir untuk petani. Setelah target tercapai pun kami akan tetap menyerap hasil panen dalam negeri semaksimal mungkin sesuai penugasan pemerintah dan kapasitas yang tersedia,” tegasnya.

Menurut Rizal, langkah tersebut penting untuk menjaga harga gabah tetap menguntungkan di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan mereka, sekaligus memperbesar Cadangan Beras Pemerintah sebagai instrumen utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Ke depan, Perum BULOG akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses penyerapan hasil panen berjalan optimal di berbagai sentra produksi. Dengan dukungan tersebut, BULOG optimistis program swasembada pangan berkelanjutan dapat terus dipertahankan sebagai fondasi menuju Indonesia yang semakin mandiri, tangguh, dan berdaulat di sektor pangan. (GRM)