JATIM.IDNZONE.COM – FC Barcelona tampil impresif dengan membungkam Rayo Vallecano 5-2 dalam lanjutan La Liga di Stadion Camp Nou, Selasa (1/9/2026). Kemenangan ini diraih secara dramatis setelah Barcelona sempat tertinggal lebih dulu dari tim tamu.
Rayo Vallecano membuka keunggulan melalui Sergio Camello. Namun, Barcelona mampu merespons dengan permainan menyerang yang lebih agresif hingga akhirnya membalikkan keadaan.
Raphinha dan Lamine Yamal menjadi aktor utama kemenangan Barcelona. Kedua penyerang tersebut sama-sama mencetak dua gol atau brace untuk membawa Blaugrana mengamankan kemenangan telak di hadapan pendukung sendiri.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang start sempurna Barcelona pada awal musim La Liga 2026/2027. Dari tiga pertandingan yang telah dimainkan, Barcelona mengoleksi sembilan poin dan menempati puncak klasemen sementara.
Kemenangan atas Rayo Vallecano juga menjaga momentum positif Barcelona dalam tiga laga awal kompetisi domestik. Ketajaman lini depan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan tim asuhan Hansi Flick tersebut.
Pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan apresiasi terhadap performa para pemainnya, terutama kombinasi di lini depan yang dinilainya semakin padu.
“Kombinasi di lini depan semakin menyatu. Raphinha dan Lamine Yamal tampil luar biasa,” kata Flick dalam keterangan resmi klub, Selasa (1/9/2026).
Meski puas dengan produktivitas tim, Flick tetap memberikan catatan terhadap performa lini belakang. Barcelona harus kebobolan dua gol di kandang sendiri, sebuah situasi yang menurutnya perlu segera dievaluasi.
Flick menyebut kebijakan rotasi pemain turut memengaruhi kestabilan pertahanan Barcelona. Pergantian sejumlah pemain dinilai membuat koordinasi dan komunikasi di lini belakang belum berjalan maksimal.
“Strategi rotasi membawa sedikit ketidakstabilan di area pertahanan yang harus segera dievaluasi,” ujar Flick.
Di kubu lawan, pelatih Rayo Vallecano Beñat San José mengakui kualitas Barcelona, terutama dalam hal penyelesaian akhir. Menurutnya, Rayo sempat memberikan kejutan dan mampu menyulitkan Barcelona sebelum momentum pertandingan berbalik.
“Kami sempat mengejutkan Camp Nou dengan dua gol, tetapi kualitas penyelesaian Barcelona berada di level berbeda,” kata San José.
Flick pun mengingatkan anak asuhnya agar tidak mengulangi kesalahan serupa pada pertandingan berikutnya. Menurutnya, koordinasi dan kedisiplinan menjadi faktor penting apabila Barcelona ingin mempertahankan konsistensi performa.
“Disiplin menjadi kunci. Kami tidak ingin membuat pertandingan menjadi lebih sulit dari yang seharusnya,” ucap Flick.
Barcelona selanjutnya akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Valencia. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Mestalla pada 6 September 2026.
Barcelona akan berupaya mempertahankan tren kemenangan sekaligus menjaga posisi di puncak klasemen La Liga. (XHF)













